6 Cara Mengatasi Website Yang Overload Dengan Mudah

Cara Mengatasi Website Yang Overload

Masalah yang seringkali dihadapi oleh visitor adalah mengakses website, namun website tersebut sedang overload. Overload disini mempunyai banyak penyebab hingga memerlukan pengecekan agar website tersebut tidak lagi terjadi overload. Pada saat ini kami akan menjelaskan tentang cara mengatasi website yang overload dengan cara mudah. Anda dapat mengikuti enam cara yang ada dibawah ini.

1. Upgrade Hosting

Cara yang paling pertama dalam mengatasi website yang mengalami overload adalah anda dapat mengecek layanan hosting yang digunakan oleh anda. Biasanya, layanan hosting yang baik akan menawarkan paket terbaik buat website yang dimiliki oleh anda.

Apabila anda masih memakai layanan yang berupa shared hosting, maka cobalah anda pertimbangkan buat upgrade ke VPS atau Virtual Private Server. Atau bisa juga anda membicarakan hal pada jasa buat website sekaligus menawarkan layanan hosting. Hal ini bertujuan agar website anda tidak akan mengalami masalah sehingga dapat diakses oleh banyak visitor.

2. Pakai Cloudflare

Cloudflare mempunyai fungsi yang sebagai Content Delivery Network atau disingkat CDN dengan fungsinya menjadi caching. Dengan begitu ini akan terjadi tentang request CDN dengan pemberian file yang telah di request terdekat pengguna. Jadi, beban yang berasal dari server akan menjadi lebih kecil hingga tidak akan membuat kesalahan terhadap website tersebut berupa overload. Anda dapat manfaatkan ini jika ingin membuat sukses terhadap cara website yang overload.

3. Cek Script

Langkah yang berikutnya jika anda tidak ingin website milik anda tak mengalami overload, maka cobalah anda mengecek terlebih dahulu tentang script yang ada. Cek script di file hosting milik anda, dimana anda harus memastikan bahwa tidak ada masalah yang akan menyebabkan overload di server website tersebut.

4. Manfaatkan Plugin Cache

Apakah website anda sering mengalami overload? Salah satu cara untuk mengatasinya adalah anda dapat manfaatkan plugin cache. Ini dapat membantu kinerja dari suatu situs terutama dalam penyimpanan halaman ketika pertama kali dikunjungi.

Pada saat terjadi request page awal dari pengguna, maka plugin cache akan menyimpan hingga ketika terjadi kedua kalinya tak perlu lagi mengambil file yang berasal dari database, dapat langsung yang berasal dari cache tersimpan. Sebagai rekomendasinya, anda dapat memakai WP Rocket, W3 Total Cache, WP Super Cache dan lain sebagainya.

5. Gunakan Plugin Developer Ternama

Cara mengatasi website yang overload dengan mudah adalah anda dapat memakai plugin yang berasal dari develop ternama dan pernah membuat banyaknya plugin. Perlu anda ketahui kalau resiko lainnya yang sering muncul karena adanya bug hingga rawan diretas.

6. Compress File ketika Upload ke Server

Yang paling terakhir adalah anda harus compress file pada saat upload ke server. Hal ini bertujuan sehingga disk usage tak cepat full. Pasalnya jika anda memanfaatkan cara yang seperti ini, maka ukuran dari file akan menjadi lebih ringan atau kecil hingga server dari website anda tidak akan mengalami overload.